
Kelanjutan Mitigasi Bencana: Tenaga Kependidikan Kota Bukittinggi Ikuti Pelatihan Layanan Dukungan Psikososial
BUKITTINGGI – Upaya pemulihan dan kesiapsiagaan bencana di sektor pendidikan tidak hanya bertumpu pada kesiapan fisik, melainkan juga ketahanan mental para pemangkas kebijakan di sekolah. Sebagai wujud keberlanjutan dari program sebelumnya, Pelatihan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi Tenaga Kependidikan di Satuan Pendidikan Kota Bukittinggi sukses dilaksanakan pada 5–7 Oktober 2026.
Kegiatan intensif selama tiga hari ini berpusat di SMPN 5 Bukittinggi, yang dihadiri oleh perwakilan pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan di bawah naungan Pemerintah Kota Bukittinggi.
Menyembuhkan Diri untuk Menguatkan Orang Lain
Pelatihan ini dirancang sebagai langkah lanjutan setelah para peserta dibekali aspek teknis pada Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana sebelumnya. Fokus utama pada Batch 2 ini bergeser pada aspek kemanusiaan yang sangat krusial, yaitu penguatan kapasitas psikososial.
Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan pasca-bencana adalah fakta bahwa para pendidik sering kali juga berstatus sebagai penyintas yang terdampak langsung secara personal. Oleh karena itu, pelatihan ini menitikberatkan pada dua tahapan penting:
-
- Pengelolaan Diri (Self-Management): Membantu tenaga pendidik mengelola trauma, emosi, dan kondisi psikologis mereka sendiri pasca-bencana.
- Garda Terdepan Psikososial: Membentuk kapasitas guru agar mampu bertindak sebagai mitra sekaligus benteng pertama yang memberikan pertolongan pertama psikologis (Psychological First Aid) bagi para peserta didik dan warga sekolah lainnya.
Membangun Sekolah Tangguh Bencana yang Utuh
Melalui metode yang interaktif, simulasi penanganan trauma, dan diskusi kelompok, para peserta dipersiapkan untuk peka terhadap perubahan perilaku siswa yang mengalami syok pasca-bencana. Kemampuan menangani aspek psikologis ini diharapkan dapat meminimalkan dampak trauma jangka panjang (PTSD) pada anak-anak, sehingga proses belajar mengajar dapat kembali kondusif dengan lebih cepat setelah situasi darurat.